SLIDER

header ads

Warna Baru dari Honda Super Cub C125 Makin Klasik

PONTIANAK - Honda Motor Company, Ltd atau Honda Jepang beri penyegaran kepada Super Cub C125. Pembaruan itu berupa pilihan warna anyar yang lebih berani, sehingga tampilannya makin klasik. Bebek super dari pabrikan berlogo sayap kepak itu ketambahan opsi kelir Pearl Shining Black.
 
Warna baru Honda Super CUB C125

Melansir situs Honda Jepang, sebelum mendapat tambahan warna baru, produk bebek klasik itu sudah ada Pearl Niltava Blue dan Pearl Cadet Grey. Artinya saat ini Super Cub C125 di Negeri Sakura memiliki tiga pilihan kelir seperti di Tanah Air. Bedanya di Indonesia tidak memiliki varian Pearl Cadet Grey, gantinya ada Pearl Nebula Red.
Pearl Shining Black yang ada di Jepang dan di Indonesia tidak ada beda. Tetap mengusung warna kombinasi hitam dan putih. Warna gelapnya mendominasi bodi dari depan hingga belakang. Sementara kelir terang hanya ada di bagian fairing dan bodi samping. Sisanya tampilan finishing krom dibeberapa ornamen yang semakin memberikan kesan premium, serta sedikit motif abu-abu di sisi jok.
Pilihan kelir baru yang terlihat lebih sporty dan maskulin itu siap dirilis resmi di pada 31 Juli. Soal harga, Honda Super Cub C125 di Jepang dibanderol 407.000 Yen atau setara Rp 53,4 jutaan (kurs 1 Yen = Rp 131,42 pada 16 Juni 2020). Sementara untuk pasar Indonesia, dijual Rp 72,700 juta OTR Jakarta. Motor bebek termahal ini diimpor secara utuh dari Thailand.
Di luar tambahan warna baru, tidak ada perubahan dari sisi performa maupun fitur. Ia dibekali mesin silinder tunggal 125 cc SOHC, 4 tak, berpendingin udara dengan dua katup. Ukuran bore 52,4 mm x stroke 57,9 mm itu memiliki rasio kompresi 9,3:1. Induksi bahan bakarnya secara injeksi PGM-FI (Programmed Fuel Injection). Output tenaga yang dihasilkan sebesar 9,2 Hp di 7.500 rpm dan torsi 9,79 Nm @ 5.000 rpm. Dayanyaitu disalurkan ke roda belakang dengan transmisi manual 4 percepatan dan kopling sentrifugal seperti Supra X.
Super Cub C125 menggunakan basis rangka C110 'Backbone' baja berbentuk tabung. Dilengkapi dengan suspensi depan teleskopik dan twin rear suspension (swing arm). Peleknya berbahan alumunium berdiameter 17 inci yang elegan. Kedua rodanya dibalut dengan ban tubeless masing-masing berukuran 70/90 dan 80/90. Pengeremannya dibekali sistem rem cakram di bagian depan dan tromol di bagian belakang.
Meski menawarkan gaya klasik, ia hadir dengan taburan fitur modern. Paling kentara di bagian pencahayaan, Honda telah membenamkan teknologi LED hampir di semua bagiannya. Alhasil, kecanggihan sektor penerangan motor ini patut dibanggakan.
Bagian spidometernya juga tidak kalah modern, sudah mengadopsi digital panel meter. Menampilkan beragam informasi mengenai status motor dan biasa dikenal sebagai Multi information Display (MID). Ditambah lagi dengan sematan teknologi smart key yang memungkinkan Super Cub C125 diakses tanpa menggunakan anak kunci ( keyless).
Walau harganya selangit, Super Cub C125 justru jadi buruan kolektor motor di Indonesia. Bahkan calon konsumen pernah rela inden atau masa tunggu hingga 1 tahun. Nilai klasik dan historis yang dibawanya jadi poin jualan utama Super Cub.(*)

Posting Komentar

0 Komentar