SLIDER

header ads

Reaktif, Satu Pedagang Pasar di Putussibau Terpapar Corona

PUTUSSIBAU - Satu pedagang Pasar Pagi Putussibau dinyatakan reaktif Covid-19 setelah dilakukan rapid test oleh Tim Gugus Tugas COVID-19 Kapuas Hulu, Kamis 14/5).
Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kapuas Hulu, Ade Hermanto menyampaikan bahwa pihaknya sebelumnya telah melakukan rapid test terhadap delapan pedagang Pasar Pagi Putussibau.

Rapid tes kepada para pedagang pasar di Putussibau

"Tujuh pedagang hasil rapid testnya non reaktif sementara satu pedagang reaktif," ungkapnya, Jumat (15/5).
Dijelaskan bahwa pedagang yang reaktif tersebut merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG). Jika nantinya dilakukan rapid test lagi dan hasilnya kembali reaktif, maka akan langsung dijadwalkan untuk pengambilan swab.
”Sementara ini yang bersangkutan harus diisolasi mandiri di rumah. Untuk selanjutnya kami akan melakukan kontak tracing (melacak) orang-orang yang pernah berhubungan dengan pasien," tuturnya.
Dikatakan bahwa apabila sudah dapat nama-nama yang ada kontak erat dengan orang reaktif Covid-19 itu, maka akan dilakukan pemeriksaan rapid test pula.
"Kami masih memikirkan untuk merapid test semua pedagang Pasar Pagi Putussibau, namun karena keterbatasan alatnya menjadi kendala tersendiri bagi kami," ujarnya.
Bila mengacu pada teori rapid test, akan dilakukan apabila pasien memiliki tiga kriteria. Pertama yakni orang yang memiliki gejala-gejala yang mengarah pada Covid-19. Kedua, orang yang ada riwayat perjalanan dari  tempat yang transmisi lokal. Ketiga, orang yang melakukan kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi Covid-19.
"Jika nantinya alat rapid testnya habis untuk memeriksa para pedagang, kami khawatir mereka yang masuk dalam tiga kriteria itu tidak bisa dirapid test," katanya.

Awasi Aktivitas Pasar

Warga Kapuas Hulu, Zaini meminta Tim Gugus Tugas Covid-19 melacak dengan seksama warga yang memiliki riwayat kontak dengan pedagang yang reaktif terkait Covid-19 itu.
“Tracing dengan baik supaya penularan Covid-19 bisa dicegah,” katanya.
Tim Gugus Tugas Covid-19 juga diminta melakukan pengawasan aktivitas di pasar.
“Jika aktivitas di pasar tidak mengindahkan protocol kesehatan, maka tim gugus dapat bertindak. Ini penting agar setiap orang bisa sama-sama berjuang menghentikan lanjut penyebaran Covid-19 di Kapuas Hulu,” pungkasnya. (*)

Posting Komentar

0 Komentar