SLIDER

header ads

Keren, Honda Monkey Disulap Bergaya Paris Dakkar

PONTIANAK - Honda Monkey memiliki banyak penggemar. Dengan model klasik ala Honda CB lawas, Monkey cukup populer di kalangan biker. Di Indonesia, Honda Monkey yang dihargai Rp 55 jutaan cepat ludes. Di Jepang, Honda Monkey banyak dimodifikasi dengan berbagai genre. Di pasaran, Monkey ini bersaing dengan Kawasaki KSR 110, Kawasaki Z125 dan saudaranya sendiri Honda Grom 125.
 
Honda Monkey Paris Dakkar

Salah satu model baru adalah Honda Monkey Paris Dakar yang terinsipirasi dari balap adventure Paris Dakar yang melewati medan yang ganas. Model ini digarap salah satu pakar komponen after market Japan Dirt Freak.
Di negara Matahari Terbit itu, Monkey juga diminati termasuk kaki kustom sejak beberapa tahun kebelakangan ini. Dinamakan Monkey 125 Paris Dakar, model ini menggunakan 24 jenis aksesori daripada brand aftermarket berbeda yaitu Zeta, Delta dan DRC yang berharga sekurang-kurangnya 186,689 yen sekitar Rp 26,1 juta dengan catatan harga di Jepang, tentu lebih mahal kalau dijual di Indonesia.
Dirt Freak menghias Monkey dengan warna kebangsaan Honda yang dikenal RWB atau merah, putih dan biru yang terinsipirasi dari dua model Honda, XL125R dan 250R Paris Dakar pada 1982.
Dirt Freak melabur beberapa komponen Monkey 125 ini seperti fender, rangka dan tangki bahan bakar mengikut tema dari Reli Paris Dakar. Lampu depan dan mesin dilindungi besi pelindung, serta ditambah hand guard dan visor ukuran sedang juga menghiasi bagian depan motor ini.
Knalpot bawaan ditanggalkan digantikan dengan produk Barrel 4-S Mini daripada merek Delta. Baut mesin dan beberapa bagian rangka menggunakan komponen kecil aluminium yang dihasilkan menggunakan proses CNC.
Foot peg Monkey menggunakan Zeta, tuas gear kini bisa dimainkan hingga 6-gear ala motor besar. Sistem suspensi absorber dan pengereman dengan cakram masih menggunakan bawaan standard. Saat ini motor ini hanya untuk pameran belum ada rencana untuk dijual.(*)

Posting Komentar

0 Komentar