![]() |
| Bantuan Pangan dari Bulog langsung disalurkan di Pontianak Timur |
PONTIANAK, KP – Perum BULOG Kantor Wilayah Kalimantan Barat bersama Anggota Komisi IV DPR RI, Dr. Daniel Johan, S.E., M.M., melakukan monitoring penyaluran Bantuan Pangan di Kantor Kelurahan Dalam Bugis, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Senin (21/9). Pemantauan dilakukan untuk memastikan bantuan pangan diterima masyarakat yang berhak dan proses distribusinya berjalan sesuai ketentuan.
Dalam kegiatan tersebut, Daniel Johan mengikuti peninjauan melalui Zoom Meeting. Perum BULOG Kanwil Kalbar turut memastikan proses penyaluran kepada penerima manfaat berlangsung tertib dan lancar, sekaligus memastikan komoditas beras yang disalurkan tersedia dengan kualitas sesuai ketentuan.
Pimpinan Wilayah Perum BULOG Kanwil Kalbar, Rasiwan, mengatakan program bantuan pangan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat Kalimantan Barat, terutama di tengah kondisi yang berdampak terhadap kebutuhan pangan masyarakat.
“Untuk bantuan pangan ini di Kalimantan Barat khusus bulan ini alokasi penerimanya 475 ribu, untuk Kota Pontianak penerima bantuan ini sebanyak 42 ribu penerima, atau sekitar 16 ribu 2 ratus 48 ton di tiga lokasi se Kalimantan Barat,” ujar Rasiwan.
Menurut Rasiwan, penyaluran bantuan pangan menjadi salah satu bagian dari upaya memastikan masyarakat yang masuk dalam sasaran program memperoleh dukungan pemenuhan kebutuhan pangan. Proses distribusi juga perlu terus dipantau agar bantuan yang telah dialokasikan dapat diterima penerima manfaat sesuai data dan ketentuan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat, Manto, yang turut menghadiri penyaluran bantuan pangan tersebut, mengapresiasi kolaborasi antara BULOG dan legislatif dalam memperluas jangkauan bantuan pangan di Kalimantan Barat.
“Kami mengapresiasi langkah Bulog bersama Anggota DPR RI Daniel Johan dan Adrianus Asia Sidot. Mereka mengucurkan dana pokirnya ke Kalbar untuk kegiatan bantuan pangan sehingga bisa mencapai lebih dari 20 persen warga Kalbar terjangkau bantuan,” ujar Manto.
Ia menjelaskan, keterbatasan anggaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, khususnya pada Dinas Ketahanan Pangan, membuat kolaborasi dengan BULOG dan legislatif menjadi penting dalam pelaksanaan program bantuan pangan.
Menurut Manto, sinergi antarlembaga diperlukan agar dukungan terhadap masyarakat dapat menjangkau kelompok yang membutuhkan. Dalam pelaksanaannya, distribusi bantuan juga perlu dibarengi dengan pengawasan untuk memastikan bantuan diterima oleh masyarakat sesuai sasaran.
Pemantauan penyaluran di Kelurahan Dalam Bugis menjadi bagian dari upaya memastikan program berjalan secara tertib dan transparan. BULOG Kanwil Kalbar juga terus mendukung kelancaran distribusi melalui penyediaan komoditas beras serta memastikan proses penyaluran hingga sampai kepada penerima manfaat.
Secara nasional, BULOG pada September 2026 menyatakan siap mempercepat penyaluran bantuan pangan beras kepada 33,2 juta penerima manfaat untuk mendukung ketahanan pangan dan menjaga daya beli masyarakat.
Melalui monitoring dan koordinasi lintas lembaga, pelaksanaan Bantuan Pangan di Kalimantan Barat diharapkan dapat berlangsung tepat sasaran sehingga manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.(Rif)
