Kemarau Mencekik Kubu Raya, 120 Kubik Air Bersih Digelontorkan untuk Warga

120 Kubik Air Bersih Digelontorkan untuk Warga

KUBU RAYA, KP – Kemarau panjang mulai menekan ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Kubu Raya. Permintaan pasokan air dari masyarakat terus berdatangan, hingga Polres Kubu Raya sejak 1 September sampai Rabu (16/9/2026) telah menyalurkan sedikitnya 120 kubik air bersih kepada warga terdampak kekeringan.

Distribusi dilakukan setiap hari dengan menyesuaikan permintaan masyarakat. Untuk menjangkau permukiman yang membutuhkan, Polres Kubu Raya mengerahkan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC), yang sejauh ini telah digunakan untuk menyalurkan air bersih di tiga kecamatan wilayah darat, yakni Sungai Raya, Sungai Ambawang, dan Rasau Jaya.

Besarnya kebutuhan air terlihat dari distribusi yang terus berlangsung hingga pertengahan September. Bahkan, jumlah 120 kubik tersebut dipastikan masih akan bertambah karena permintaan masyarakat belum berhenti.

Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa Sastika Aktadivia melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade mengatakan, distribusi dilakukan sebagai respons terhadap kebutuhan warga yang kesulitan mendapatkan air bersih selama kemarau.

“Sejak 1 September, total sudah 120 kubik air bersih yang kami salurkan. Jumlah ini akan terus bertambah karena masih ada masyarakat yang membutuhkan,” kata Ade saat meninjau distribusi air bersih di Jalan Parit Haji Muksin II, Rabu siang.

Pada Rabu itu, sebanyak 9 kubik air kembali didistribusikan ke tiga lokasi. Sebanyak 1 kubik air disalurkan ke Kompleks Griya Husada, 2 kubik ke Wonodadi II, sedangkan 6 kubik lainnya diperuntukkan bagi warga di Parit Haji Muksin II.

Namun, jangkauan AWC masih menghadapi keterbatasan akses. Dari lima kecamatan di wilayah darat Kubu Raya, kendaraan tersebut baru dapat beroperasi di tiga kecamatan. Kondisi itu berkaitan dengan kebutuhan akses jalan yang memiliki konstruksi cukup keras untuk dilalui kendaraan.

“Untuk wilayah darat, saat ini baru tiga kecamatan yang dapat dijangkau AWC, yaitu Sungai Raya, Sungai Ambawang, dan Rasau Jaya,” ujar Ade.

Keterbatasan jangkauan AWC tidak membuat pelayanan air bersih terhenti. Di Sungai Kakap dan Kuala Mandor B, distribusi tetap dilakukan melalui jajaran Polsek. Personel di tingkat kecamatan menyalurkan air secara langsung kepada warga berdasarkan kebutuhan di masing-masing wilayah.

Pelayanan serupa juga diperluas ke wilayah pesisir. Sejumlah kecamatan seperti Batu Ampar, Kubu, Terentang, dan Teluk Pakedai turut menjadi sasaran distribusi air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan.

Polres Kubu Raya memastikan distribusi akan terus berjalan selama kebutuhan masyarakat masih ada. Penyaluran dilakukan dengan mempertimbangkan permintaan warga serta kondisi wilayah yang membutuhkan pasokan air.

“Kami akan terus mendistribusikan air bersih sampai kebutuhan masyarakat benar-benar tercukupi,” katanya.

Di tengah kemarau yang belum menunjukkan tanda berakhir, pasokan air bersih menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat. Distribusi yang telah mencapai 120 kubik menunjukkan besarnya kebutuhan warga sekaligus menjadi upaya sementara untuk menjaga masyarakat tetap memperoleh air bagi kebutuhan sehari-hari.(*/Red)

Kapuas Post

Kapuas Post merupakan media lokal Kalimantan Barat yang mencoba eksis kembali menjadi media online

Lebih baru Lebih lama

ads

ads

نموذج الاتصال