![]() |
| Beli Kuota Bisa Tamasya |
JAKARTA, KP – Bagi generasi muda, kuota internet kini tak hanya menjadi kebutuhan untuk terhubung di dunia digital. Melalui program kUotamasya 2026, by.U menghadirkan pengalaman berbeda dengan menjadikan pembelian kuota sebagai kesempatan untuk berlibur dan mengeksplorasi berbagai destinasi unik.
Mengusung semangat “Aneh Tapi Nyata – Beli Kuota, Bisa Tamasya!”, kUotamasya by.U kembali hadir sebagai program travel experience yang memadukan konektivitas digital dengan pengalaman menjelajahi destinasi bersama komunitas traveler dan content creator. Program tersebut menjadi bagian dari upaya Telkomsel menghadirkan layanan yang relevan dengan gaya hidup generasi Z.
Melalui kUotamasya 2026, anak by.U berkesempatan mengikuti perjalanan ke enam destinasi pilihan, yakni Bulukumba, Bintan, Lasem, Nuca Molas, Bali Utara, hingga Vietnam. Setiap perjalanan dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih dari sekadar wisata, mulai dari mengenal budaya lokal, mencicipi kuliner khas, hingga berinteraksi langsung dengan komunitas setempat.
Program ini berlangsung sejak April hingga Oktober 2026. Pelanggan cukup membeli paket kUotamasya melalui aplikasi by.U dengan harga Rp50.000 untuk mendapatkan kuota 12GB dengan masa berlaku 30 hari. Setelah itu, pelanggan dapat melakukan registrasi untuk mengikuti raffle trip. Semakin banyak transaksi yang dilakukan, semakin besar pula peluang untuk mendapatkan kesempatan mengikuti perjalanan bersama by.U.
Head of by.U Product Marketing Herman Andik Prasetyo mengatakan, kUotamasya dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang lebih luas bagi pelanggan, tidak hanya melalui konektivitas, tetapi juga kesempatan untuk mengeksplorasi berbagai tempat dan membangun koneksi sosial.
“Melalui kUotamasya 2026, kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dari sekadar konektivitas, tetapi juga membuka peluang eksplorasi, koneksi sosial, dan cerita baru bagi pelanggan. Inisiatif ini juga merupakan wujud komitmen Telkomsel dalam Melayani Sepenuh Hati, dengan menghadirkan solusi yang sesuai dengan gaya hidup digital generasi muda,” ujarnya.
Untuk memperkuat pengalaman wisata, by.U berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia melalui Wonderful Indonesia. Kolaborasi tersebut ditujukan untuk mempromosikan destinasi wisata lokal dengan pendekatan yang lebih kreatif dan berbasis digital, sekaligus mendorong ketertarikan generasi Z terhadap pariwisata domestik.
by.U juga menggandeng komunitas Omah Jangan Diam Terus untuk menghadirkan perjalanan yang lebih autentik. Peserta diajak mengeksplorasi hidden gems, mengikuti cultural journey, serta menikmati pengalaman storytelling yang memperkenalkan karakter dan budaya masyarakat setempat.
Tidak hanya menghadirkan pengalaman wisata, kUotamasya 2026 juga membawa misi sosial melalui kolaborasi dengan Yayasan 1000 Guru. Melalui program Teaching & Giving Program di Lasem dan Bali Utara, peserta diajak berkontribusi dalam kegiatan donasi serta aktivitas belajar bersama masyarakat setempat. Program tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan dampak positif bagi komunitas lokal.
Antusiasme terhadap kUotamasya sebelumnya juga menjadi salah satu alasan program tersebut kembali digelar dengan cakupan yang lebih luas. Pada 2025, kUotamasya mencatat lebih dari 176 ribu transaksi, hampir 3 ribu form submission, serta lebih dari 623 ribu reach & impressions. Program tersebut membawa 40 pemenang menjelajahi Belitung, Batukaras, Banyuwangi, dan Lombok.
Pada penyelenggaraan tahun ini, by.U memperluas pilihan destinasi sekaligus memperbanyak kolaborasi dengan komunitas dan content creator. Konsep tersebut diharapkan membuat pengalaman perjalanan menjadi lebih personal sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk mengenal destinasi dan budaya lokal.
Pelanggan yang ingin mengikuti kUotamasya 2026 dapat membeli paket melalui aplikasi by.U dan memperoleh informasi mengenai mekanisme program melalui situs kuotamasya.com serta akun Instagram @byu.id. Setiap destinasi memiliki kuota dan periode yang terbatas sehingga pelanggan perlu memperhatikan jadwal pendaftaran dan periode last call masing-masing perjalanan.(*/Red)
