Pramuka Kalbar Wakili Indonesia di Kem Pendidikan Marin Malaysia


MIRI,KP – Kontingen Gerakan Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Kalimantan Barat mewakili Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Indonesia mengikuti Kem Pendidikan Marin Pengakap Laut Siri 3 yang berlangsung di Miri, Sarawak, Malaysia, pada 25–28 Juni 2026.


Kegiatan kepramukaan berskala internasional tersebut diikuti sekitar 300 peserta yang terdiri atas 200 peserta didik, 30 pembina pendamping, serta 70 panitia. Selain tuan rumah Malaysia, kegiatan juga diikuti kontingen dari Indonesia dan Brunei Darussalam sebagai ajang mempererat hubungan persaudaraan antarpengakap di kawasan.


Kontingen Indonesia dipimpin Wakil Ketua Bidang Pembinaan Dewasa (Binawasa) Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Barat, AKBP (Purn) Syarifah Salbiah, yang juga bertugas sebagai pembina pendamping selama kegiatan berlangsung.


Pembukaan kem dipimpin Menteri Pengangkutan Sarawak, Dato Seri YB Lee Kim Sin, yang bertindak sebagai pembina upacara.


Kontingen Kalimantan Barat berjumlah 16 orang yang telah berangkat sejak 23 Juni 2026. Rombongan terdiri atas 10 peserta didik, masing-masing lima putra dan lima putri, dua pembina pendamping, seorang penghubung, seorang pembantu pembina, serta dua peninjau.


Wakil Ketua Bidang Pembinaan Dewasa (Binawasa) Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Barat, AKBP (Purn) Syarifah Salbiah, mengatakan keikutsertaan kontingen Kalimantan Barat merupakan kesempatan untuk memperkuat persahabatan sekaligus memperkenalkan Gerakan Pramuka Indonesia di tingkat internasional.


"Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin persaudaraan, mengasah prestasi, dan membawa nama baik Pramuka Kalbar dan Pramuka Indonesia," ujar Salbiah.


Selama kegiatan, para peserta mengikuti berbagai agenda pendidikan kemaritiman dan kepramukaan, di antaranya sistem pangkalan, senam semaphore massal yang dipandu kontingen Pramuka Kalimantan Barat, malam budaya yang menampilkan pertunjukan dari seluruh kontingen, serta kegiatan pertukaran cenderamata sebagai simbol persahabatan.


Menurut Salbiah, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib tanpa kendala berarti. Para peserta mampu mengikuti setiap agenda dengan baik, baik dari sisi fisik, mental, maupun kesiapan perlengkapan.


"Dalam kegiatan tidak ada hambatan berarti, kegiatan dapat berjalan dengan baik dan lancar, baik secara fisik, mental, maupun perlengkapan," pungkasnya.(*/Red) 

Kapuas Post

Kapuas Post merupakan media lokal Kalimantan Barat yang mencoba eksis kembali menjadi media online

Lebih baru Lebih lama

ads

Pasang Iklan Kapuas Post

ads

نموذج الاتصال