Indonesia Jadi Tuan Rumah Turnamen Bulutangkis Senior Internasional, Atlet dari 14 Negara Ramaikan HUNDRED HOO HAA CUP 2026

JAKARTA, KP – Indonesia kembali menunjukkan posisinya sebagai salah satu pusat olahraga bulutangkis dunia dengan digelarnya HUNDRED HOO HAA CUP 2026 di ICE BSD City, Hall 1, Tangerang. Turnamen yang resmi dibuka pada 12 Juni 2026 ini menghadirkan ratusan peserta dari berbagai negara dan menjadi ajang bulutangkis senior internasional yang mengedepankan semangat kompetisi tanpa batas usia.

Pada edisi perdananya, HUNDRED HOO HAA CUP berhasil menarik perhatian komunitas bulutangkis senior dunia dengan menghadirkan peserta dari 14 negara, yakni Indonesia, Brunei Darussalam, China, Kanada, Kolombia, Prancis, Hong Kong, Korea Selatan, Malaysia, Belanda, Singapura, Sri Lanka, Taiwan, dan India. Kehadiran para atlet dari berbagai belahan dunia tersebut menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar kompetisi nasional, melainkan telah berkembang menjadi ajang internasional yang diperhitungkan.

Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta bertanding secara bersamaan di 25 lapangan yang telah disiapkan panitia. Turnamen ini dirancang untuk memberikan ruang kompetisi bagi pemain senior dari berbagai tingkat kemampuan, mulai dari atlet amatir hingga mantan pemain profesional yang pernah tampil di level dunia.

Daya tarik utama turnamen ini adalah kehadiran sejumlah legenda bulutangkis internasional yang turun langsung ke lapangan. Salah satunya adalah Brice Leverdez, mantan pemain peringkat 20 besar dunia yang telah tiga kali tampil di Olimpiade dan pernah mencatat kemenangan atas legenda Malaysia, Lee Chong Wei, pada Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2017.

Selain Leverdez, sejumlah nama besar lainnya turut meramaikan persaingan, seperti Chang Wen-Sung, Ewe Hock Ong, serta Renu Chandrika Hettiarachchige. Kehadiran mereka memberikan warna tersendiri sekaligus menunjukkan bahwa semangat berkompetisi dapat terus terjaga meski usia tidak lagi muda.

Dari Indonesia, sejumlah legenda bulutangkis nasional juga turut ambil bagian. Nama-nama seperti Harijanto Arbi, Flandy Limpele, Bobby Ertanto, Joko Suprianto, Bambang Suprianto, Tri Kusharjanto, dan Zelin Resiana hadir untuk bertanding sekaligus menjadi inspirasi bagi para peserta.

Turnamen ini mempertandingkan berbagai kategori yang dirancang untuk mengakomodasi seluruh peserta. Kategori usia dimulai dari kelompok 35 tahun ke atas hingga 70 tahun ke atas, dengan nomor pertandingan meliputi tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Selain itu, panitia juga menghadirkan kategori khusus seperti 3 on 3 berdasarkan total usia tim, kategori combined age, kategori VVIP yang mempertemukan kalangan entrepreneur dengan pemain profesional, serta kategori OPEN MAX.35 yang terbuka bagi pemain berusia di bawah 35 tahun.

Tournament Director HUNDRED HOO HAA CUP 2026, Marlev Mainaky, mengungkapkan rasa bangganya melihat antusiasme peserta dari berbagai negara yang hadir pada hari pertama pertandingan. Menurutnya, kehadiran para atlet internasional menjadi bukti bahwa turnamen ini mendapat kepercayaan dari komunitas bulutangkis senior dunia dan memiliki potensi besar untuk terus berkembang.

Hal senada disampaikan Co-Founder HUNDRED HOO HAA CUP 2026, Marcia Hutagalung. Ia menilai turnamen ini berhasil mempertemukan berbagai generasi pemain dalam satu arena kompetisi, mulai dari atlet muda hingga para legenda bulutangkis yang pernah mengharumkan nama negaranya di panggung internasional.

Selain pertandingan yang berlangsung kompetitif, suasana turnamen juga semakin semarak dengan hadirnya bazar kuliner dan berbagai hiburan pendukung di area penyelenggaraan. Kehadiran fasilitas tersebut menjadikan HUNDRED HOO HAA CUP 2026 tidak hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga ruang interaksi komunitas yang penuh keakraban dan semangat kebersamaan.

Melalui penyelenggaraan turnamen ini, Indonesia kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah event olahraga bertaraf internasional. HUNDRED HOO HAA CUP 2026 diharapkan tidak hanya memperkuat ekosistem bulutangkis nasional, tetapi juga semakin menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu pusat penyelenggaraan turnamen bulutangkis senior di tingkat dunia. (*/Red) 

Kapuas Post

Kapuas Post merupakan media lokal Kalimantan Barat yang mencoba eksis kembali menjadi media online

Lebih baru Lebih lama

ads

Pasang Iklan Kapuas Post

ads

نموذج الاتصال