![]() |
| Aktifitas yang terjadi di Pelabuhan Dwikora terlihat lancar |
PONTIANAK, KP – Aktivitas di Dermaga Pelabuhan Dwikora Pontianak terpantau berjalan normal, baik pada dermaga peti kemas maupun dermaga multipurpose. Kondisi tersebut menjadi indikator positif bahwa arus logistik di Kalimantan Barat tetap lancar tanpa hambatan berarti.
Sejumlah kapal yang datang dan berangkat terlayani sesuai jadwal berkat penerapan sistem berthing windows atau penjadwalan sandar kapal yang telah dikontrak sebelumnya antara perusahaan pelayaran dan pihak pelabuhan. Sistem ini memungkinkan setiap kapal mengetahui waktu serta hari sandar secara pasti sehingga mampu mencegah penumpukan di area dermaga.
General Manager PT Pelindo Regional 2 Cabang Pontianak, Kalbar Yanto, mengatakan pengaturan jadwal sandar menjadi faktor utama dalam menjaga kelancaran arus distribusi barang melalui pelabuhan.
“Dengan adanya kontrak berthing windows, kapal-kapal yang masuk sudah terjadwal dengan baik. Jadi tidak ada antrean yang menumpuk di dermaga, dan ini sangat membantu kelancaran distribusi barang di Kalimantan Barat,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Meski kondisi dermaga terlihat lebih tertata dan tidak padat, aktivitas bongkar muat justru mengalami peningkatan. Hal itu menunjukkan efisiensi operasional pelabuhan semakin membaik dari waktu ke waktu.
Pada triwulan pertama 2025, aktivitas bongkar muat tercatat sebesar 64.309 TEUs. Sementara pada periode yang sama tahun 2026 meningkat menjadi 65.341 TEUs atau naik sekitar 1,6 persen.
Menurut Yanto, peningkatan tersebut mencerminkan aktivitas ekonomi di Kalimantan Barat yang terus tumbuh positif sekaligus menjadi bukti optimalisasi layanan pelabuhan dalam mendukung kebutuhan distribusi logistik.
Dengan kondisi dermaga yang tetap terkendali serta sistem penjadwalan yang semakin tertata, Pelabuhan Dwikora diharapkan terus menjadi tulang punggung distribusi barang, baik untuk kebutuhan dalam daerah maupun antar wilayah.(*/Red)


