Jaga Lapter Aboy, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Tebar Kepedulian bagi Warga Pedalaman Papua

Lapter Aboy mendapat penjagaan ketat


PEGUNUNGAN BINTANG,KP - Kehadiran Satgas Yon Parako 466 Pasgat bersama Yonif 753 di Distrik Aboy, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, tidak hanya menjalankan tugas pengamanan wilayah dan objek vital, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat pedalaman.

Di wilayah yang dikelilingi hutan belantara tersebut, para prajurit menjalankan tugas ganda dengan menjaga stabilitas keamanan sekaligus memastikan kelancaran distribusi logistik yang menjadi kebutuhan utama masyarakat setempat.

Salah satu fokus pengamanan dilakukan di lapangan terbang (lapter) Distrik Aboy yang menjadi akses penting bagi mobilitas warga serta distribusi barang kebutuhan pokok dan obat-obatan.

Danpos Satgas Yon Parako 466 Pasgat, Kapten Pas Irfam Fachrisham, S.Tr. (Han), menjelaskan pengamanan fasilitas vital tersebut dilakukan untuk memastikan aktivitas penerbangan di wilayah pedalaman dapat berjalan aman dan lancar.

“Pengamanan fasilitas publik yang sangat vital ini dilakukan untuk memastikan kelancaran aktivitas penerbangan pesawat-pesawat berbadan kecil. Pesawat jenis perintis inilah yang menjadi satu-satunya akses tercepat untuk mengangkut pasokan logistik, obat-obatan, dan mobilitas warga di daerah terisolir,” ujarnya.

Setibanya pesawat perintis di landasan, para prajurit bersama masyarakat setempat turut membantu proses penurunan logistik agar berjalan tertib dan aman. Suasana yang semula penuh kewaspadaan pun berubah menjadi hangat ketika prajurit dan warga berbaur menyambut kedatangan pesawat.

Tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, prajurit Satgas juga melakukan pendekatan humanis dengan menyambangi permukiman warga di sekitar Distrik Aboy yang didominasi rumah panggung berbahan kayu dan dedaunan.

Dalam suasana penuh keakraban, personel Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Yonif 753 terlihat bercengkerama dengan masyarakat serta membagikan makanan ringan kepada warga, terutama anak-anak.

Senyum dan tawa anak-anak pedalaman yang menyambut kehadiran para prajurit menjadi gambaran kuatnya hubungan emosional antara TNI dan masyarakat di wilayah perbatasan dan daerah terpencil.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, kehadiran TNI di wilayah terdepan Indonesia tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan, tetapi juga memperkuat kemanunggalan dengan rakyat melalui pendekatan kemanusiaan. Prajurit tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat dan memastikan kehidupan di daerah terpencil tetap berjalan dengan baik.(*/Red)

Kapuas Post

Kapuas Post merupakan media lokal Kalimantan Barat yang mencoba eksis kembali menjadi media online

Lebih baru Lebih lama

ads

Pasang Iklan Kapuas Post

ads

نموذج الاتصال