Antisipasi Lonjakan Ramadan, J&T Express Perkuat Operasional dan Teknologi

Volume pengiriman diprediksi meningkat selama Bulan Ramadan


JAKARTA, KP – Menjelang Ramadan 2026, J&T Express menyiapkan berbagai langkah strategis guna mengantisipasi peningkatan volume pengiriman paket yang diprediksi kembali melonjak. Pada Ramadan tahun lalu, perusahaan mencatat kenaikan lebih dari 40 persen dibandingkan bulan sebelumnya, memperlihatkan tren belanja daring masyarakat yang terus tumbuh dari tahun ke tahun.

CEO J&T Express, Robin Lo, menyampaikan bahwa peningkatan volume pengiriman yang konsisten setiap Ramadan menjadi indikator kuat tingginya preferensi masyarakat terhadap belanja online. Kondisi tersebut berdampak langsung pada sektor logistik, sehingga perusahaan perlu memastikan kesiapan operasional agar pengiriman tetap aman, tepat waktu, dan memenuhi standar layanan meskipun terjadi lonjakan signifikan.

Menurutnya, Ramadan tahun ini juga diwarnai potensi cuaca ekstrem yang dapat menambah tantangan distribusi. Namun, perusahaan tetap optimistis mampu menjaga kualitas layanan melalui strategi yang adaptif serta dukungan teknologi terintegrasi yang telah diterapkan dalam sistem operasional.

Sejumlah langkah konkret telah disiapkan, mulai dari peningkatan kapasitas operasional melalui perekrutan pekerja musiman, penambahan shift malam, hingga optimalisasi mesin sortir di gateway dan pusat sortir. Perusahaan juga menambah frekuensi linehaul antar kota dan provinsi dengan memanfaatkan armada truk serta pesawat, disertai perawatan kendaraan secara berkala guna mencegah hambatan distribusi dan penumpukan paket.

Di sisi teknologi, J&T Express memanfaatkan sistem berbasis kecerdasan buatan untuk memantau alur pengiriman secara real time. Koordinasi intensif dengan tim lapangan dilakukan guna mengantisipasi kendala seperti cuaca ekstrem maupun potensi bencana alam. Seluruh outlet Drop Point dan Mini Drop Point pun dipastikan tetap beroperasi setiap hari selama Ramadan agar pelanggan tetap mudah mengakses layanan.

Optimisme perusahaan juga didukung data eksternal. Survei Jakpat menunjukkan 70 persen responden berencana meningkatkan pengeluaran selama Ramadan, sementara survei Populix mencatat 78 persen masyarakat berniat membeli produk fesyen. Sejalan dengan itu, data internal J&T Express pada Ramadan 2025 memperlihatkan kategori fesyen sebagai salah satu produk dengan volume pengiriman tertinggi.

Melihat tren tersebut, J&T Express meyakini volume pengiriman pada Ramadan 2026 akan melampaui rata-rata harian. Perusahaan menegaskan komitmennya untuk menjaga keandalan layanan sepanjang periode tersebut. Untuk mendukung kebutuhan pelanggan, J&T Express juga menghadirkan promo diskon ongkir hingga 50 persen bagi pengguna baru melalui aplikasi resmi dengan kode JNTBERKAH, serta potongan harga bagi pelanggan setia untuk layanan J&T EZ selama periode 16 Februari hingga 31 Maret 2026.(*/Red)

Kapuas Post

Kapuas Post merupakan media lokal Kalimantan Barat yang mencoba eksis kembali menjadi media online

Lebih baru Lebih lama

ads

Pasang Iklan Kapuas Post

ads

نموذج الاتصال