YARSI Pontianak Gelar Evaluasi Kinerja 2025 dan Susun Program Kerja 2026

Ketua Pengurus YARSI Pontianak, Drs. Suhadi Sw., M.Si, saat menyampaikan evaluasi dan kinerja Yarsi Pontianak tahun 2025


PONTIANAK, KP - Yayasan Rumah Sakit Islam (YARSI) Pontianak menggelar Rapat Evaluasi Kerja Tahun 2025 dan Penyusunan Program Kerja Tahun 2026, Rabu (14/1/2026), di Aula STIKES YARSI Pontianak lantai 3. Kegiatan ini dirangkaikan dengan Rapat Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) YARSI Pontianak.

Rapat dihadiri unsur Pembina, Pengawas, Pengurus, serta perwakilan unit pelaksana usaha di lingkungan Yayasan YARSI. Seluruh peserta turut memberikan masukan strategis guna mendorong YARSI Pontianak agar terus berkembang sebagai institusi pelayanan kesehatan dan pendidikan yang modern dan berdaya saing.

Melalui RKAT tersebut, YARSI Pontianak menegaskan komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan, baik operasional maupun administrasi, di Rumah Sakit Umum YARSI Pontianak. Selain itu, yayasan juga memprioritaskan peningkatan mutu pendidikan di Akademi Farmasi YARSI Pontianak sebagai bagian dari penguatan sumber daya manusia bidang kesehatan.

Ketua Pengurus YARSI Pontianak, Drs. Suhadi Sw., M.Si, menyampaikan bahwa hasil evaluasi kinerja tahun 2025 menunjukkan banyak capaian positif yang belum sepenuhnya diketahui masyarakat Kalimantan Barat.

Salah satu capaian utama adalah peningkatan signifikan jumlah dokter spesialis di RS YARSI Pontianak. Pada tahun 2020, jumlah dokter spesialis tercatat sebanyak 14 orang, dan meningkat menjadi 34 orang pada tahun 2025.

“Peningkatan ini berdampak langsung pada kepercayaan masyarakat. Rata-rata kunjungan pasien kini mencapai sekitar 3.000 orang per bulan,” ujar Suhadi.

Selain itu, layanan hemodialisis (cuci darah) juga mencatat angka kunjungan tinggi, yakni sekitar 900 hingga 1.000 pasien per bulan. Kunjungan Poli Saraf pun mengalami peningkatan drastis, dari 235 pasien pada tahun 2020 menjadi 1.285 pasien pada tahun 2025.

“Ini menunjukkan peningkatan pelayanan yang luar biasa,” kata Suhadi.

Ia menambahkan, peningkatan jumlah kunjungan pasien dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya penambahan dokter spesialis, peningkatan sarana dan prasarana rumah sakit, serta kualitas pelayanan yang semakin baik. Menurutnya, keberhasilan tersebut juga tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kota Pontianak dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Sementara itu, Ketua Pembina YARSI Pontianak, Drs. H. Ruslan Aspan, MM, memaparkan sejarah berdirinya Rumah Sakit YARSI dan STIKES YARSI Pontianak. Ia menegaskan bahwa kemajuan YARSI hingga saat ini merupakan hasil sinergi antara yayasan, masyarakat, dan dukungan pemerintah daerah.

Ruslan juga menekankan pentingnya fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan.

“Jangan sampai ada masyarakat yang mengeluh akibat pelayanan yang tidak sempurna. Pelayanan yang baik adalah kunci kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Rapat RKAT YARSI Pontianak secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, yang hadir mewakili Gubernur Kalbar, Ria Norsan. Dalam sambutannya, Harisson mengapresiasi YARSI Pontianak atas penyusunan rencana kerja dan anggaran tahunan yang dinilai strategis dan terarah.

Harisson mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalbar, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar tahun 2025 mencapai 72,09 poin, meningkat 0,90 poin atau 1,26 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada dimensi Usia Harapan Hidup (UHH), Kalbar mencatat angka 74,28 tahun, hanya terpaut 0,19 poin dari rata-rata nasional sebesar 74,47 tahun.

“Capaian ini tentu tidak datang secara tiba-tiba. Ini merupakan hasil dari proses perencanaan dan pelaksanaan program yang matang, khususnya di bidang kesehatan,” ujar Harisson.

Ia juga menekankan pentingnya perencanaan yang jelas, memiliki indikator terukur, serta penggunaan anggaran yang efisien dan akuntabel. Di akhir sambutannya, Harisson berpesan agar YARSI Pontianak terus memperkuat kemitraan dengan pemerintah dan istiqamah menebarkan nilai-nilai kebaikan di Kalimantan Barat.

“Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat komitmen dan hubungan kemitraan yang harmonis dengan pemerintah guna mempercepat pembangunan manusia di Kalimantan Barat,” tutupnya.

Kapuas Post

Kapuas Post merupakan media lokal Kalimantan Barat yang mencoba eksis kembali menjadi media online

Lebih baru Lebih lama

ads

Pasang Iklan Kapuas Post

ads

نموذج الاتصال