NVIDIA dan AMD Bersiap Naikkan Harga GPU Mulai 2026, Imbas Lonjakan Kebutuhan AI


JAKARTA, KP - Setelah relatif stabil dalam beberapa tahun terakhir, harga kartu grafis (GPU) dari dua raksasa teknologi, NVIDIA dan AMD, dilaporkan akan mengalami kenaikan signifikan mulai Januari 2026. Informasi ini mencuat dari laporan media Korea Selatan, Newsis, yang menyebutkan bahwa lonjakan harga tersebut merupakan dampak langsung dari meningkatnya permintaan industri kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Menurut laporan tersebut, “demam AI” telah menyerap sebagian besar pasokan memori global, khususnya VRAM, yang kini menjadi komponen paling mahal dalam produksi kartu grafis. Bahkan, biaya memori disebut telah mencakup lebih dari 80 persen total biaya produksi satu unit GPU.

Sebagai gambaran, harga memori DDR5 pada pertengahan 2025 masih berada di kisaran 5,5 dolar AS per GB. Namun memasuki akhir 2025, harganya dilaporkan melonjak tajam hingga mencapai sekitar 20 dolar AS per GB. Kenaikan drastis ini membuat produsen tidak memiliki banyak pilihan selain menyesuaikan harga jual produk.

Dampak paling besar diperkirakan akan dirasakan pada segmen kelas atas. Kartu grafis NVIDIA RTX 5090 yang diluncurkan awal 2025 dengan harga sekitar 2.000 dolar AS, kini diprediksi dapat melonjak hingga mendekati 5.000 dolar AS atau setara sekitar Rp80 juta. Sementara itu, AMD juga disebut akan menerapkan penyesuaian harga bertahap pada lini Radeon RX 9000 sepanjang 2026.

Kabar ini memicu kekhawatiran di kalangan komunitas gamer dan perakit PC. Banyak yang menilai bahwa kenaikan harga GPU berpotensi mengubah aktivitas gaming menjadi hobi yang semakin mahal dan sulit dijangkau. Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada penurunan penjualan kartu grafis konsumen sepanjang 2026, seiring bergesernya fokus produksi GPU ke sektor industri dan pusat data AI.

Hingga kini, baik NVIDIA maupun AMD belum memberikan pernyataan resmi terkait rencana kenaikan harga tersebut. Namun, tren pasar menunjukkan tekanan biaya yang semakin berat akibat krisis komponen global. Bagi konsumen yang berencana melakukan peningkatan perangkat, awal tahun 2026 disebut-sebut bisa menjadi momentum terakhir sebelum harga GPU melambung lebih tinggi dan semakin sulit dijangkau dalam beberapa tahun ke depan.(*/Red)

Kapuas Post

Kapuas Post merupakan media lokal Kalimantan Barat yang mencoba eksis kembali menjadi media online

Lebih baru Lebih lama

ads

Pasang Iklan Kapuas Post

ads

نموذج الاتصال