Post Top Ad

Teknologi

Nasional

Post Top Ad

HondaOlahraga

Mario Aji Tekadkan Dapat Hasil Terbaik di Moto3 Belanda

PONTIANAK - Mario Suryo Aji alias Mario Aji menjalani sesi FP1 Moto3 Belanda 2022 (24/6). Seolah sirkuit Assen yang menjadi gelaran Moto3 Belanda 2022 turut mendukung Mario Suryo Aji.



Pasalnya, sirkuit Assen diguyur hujan sebelum sesi FP1 Moto3 2022 dimulai dan membuat Mario Suryo Aji langsung menempati posisi 7 untuk di 5 menit pertama.

Seperti diketahui, pembalap Moto3 Indonesia ini memiliki performa yang cukup bagus ketika membalap di trek basah.

Bahkan dalam 10 menit waktu berjalan, posisi Mario Aji tetap berada di posisi 10 besar dengan bestlap yang semakin tajam.

Saat itu, posisi pembalap teratas masih dikuasai David Munoz dari BEO Motorsport dengan bestlap 1;52,406 detik.

20 menit sesi FP1 berjalan, posisi Mario Aji mulai menurun ke posisi 14 seiring dirinya masih berada di paddock untuk kembali menyesuaikan setting motornya.

Namun setidaknya, kondisi ini jauh berbeda jika dibandingkan performa pembalap Honda Team Asia ini ketika tampil di sirkuit Sachsenring di Moto3 Jerman pekan lalu.

Pasalnya di Moto3 Jerman 2022, Mario Aji sulit untuk menembus posisi 15 besar sama sekali.

Sembilan menit waktu tersisa, tidak banyak perubahan berarti dengan posisi tercepat masih dikuasai David Munoz.

Begitu juga dengan Mario Suryo Aji yang masih memilih berada di paddock untuk setting pacuannya.

Curah hujan yang bertambah, membuat catatan waktu tercepat seluruh pembalap seolah sulit berkembang.

Pasalnya, hingga menit-menit terakhir tidak banyak perubahan posisi pada urutan pembalap tercepat dengan sirkuit yang semakin basah.

Akhirnya, Mario Aji menyelesaikan sesi FP1 Moto3 Belanda 2022 di posisi 15 dengan catatan waktu terbaiknya 1;55,072 detik. Sedangkan pembalap tercepat masih dipegang David Munoz dengan bestlap 1;52,406 detik. New Honda Genio 2022, Punya Beberapa Fitur Unggulan Yang Layak Diperhitungkan, Ini Detailnya 01

Fitur-fitur unggulan yang dimiliki Honda Genio 2022 Rangka eSAF yang dipertahankan sejak generasi pertamanya. Mesin dengan konsumsi bahan bakar efisien.

Dilengkapi bagasi 14 liter serta power charger yang pindah ke kompartemen depan. Honda Genio pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada tahun 2018 dengan posisi berada di bawah Honda Scoopy, perbedaan harga antara keduanya pun cukup lumayan karena mencapai Rp2 jutaan.

Hadirnya Honda Genio di Indonesia turut memperkenalkan beberapa fitur dan teknologi terbaru yang digunakan pada jajaran matic Honda. Salah satu yang paling baru dan menjadi unggulan ada pada sektor rangka dan mesin.

Bagian rangka jadi salah satu yang diunggulkan pada Honda Genio, di matic ini pula pertama kalinya diperkenalkan rangka matic baru Honda dengan sebutan eSAF yang merupakan kepanjangan dari Enhandced Smart.

Struktur rangka yang digunakan sangat berbeda dibandingkan dengan matic Honda pada umumnya yang biasanya menggunakan rangka model pipa atau membulat sebagai tumpuan.

Susunan rangka yang diadopsi Genio justru mirip dengan rangka pada mobil yang umumnya disebut sasis monokok. Rangkanya terbuat dari pelat yang ditekuk dan dipres, selanjutnya dilas laser sehingga ada lipatan atau tulang di sisinya.

Tidak hanya struktur rangka yang sederhana, namun titik-titik baut untuk mesin atau bodi pun lebih simpel. Karenanya tidak heran kalau rangka ini diklaim lebih ringan 8 persen dibanding sasis matic Honda non eSAF. Dengan begitu, rangka eSAF memiliki 3 keunggulan.

“Sasis lebih tahan dari pembengkokan saat dikendarai, menghadirkan pengendalian yang lebih mudah, gesit, dan juga kompat saat dikendarai,” kata Iwan hari Susilo, Manager Servis Astra Motor Kalbar.

Selain rangka, Honda Genio 2022 juga jadi matic pertama yang menggunakan mesin 110 eSP generasi terbaru. Saat diluncurkan di 2018, baru Honda Genio yang menggunakan mesin ini. Namun belakangan ini mulai diterapkan di matic Honda lainnya. Mesin generasi terbaru yang digunakan Honda Genio 2022

Yang akhirnya menggunakan mesin yang sama dengan yang digunakan oleh Honda Genio antara lain Honda Scoopy dan Honda BeAT. Yang paling mencolok dari mesin ini adalah penggunaan diameter piston dan stroke yang sangat berbeda.

Piston yang digunakan hanya berdiameter 47 mm namun dengan panjang langkah 63,1 mm sehingga kapasitas mesinnya menjadi 109,5 cc. Mesin ini punya klaim tenaga maksimal 8,9 ps di 7.500 rpm dan torsi 9,3 Nm.

Mesin barunya punya klaim konsumsi bahan bakar hingga 59,1 km/liter

Selain kapasitas yang sedikit meningkat dan mesin memiliki karakter tenaga overstroke, yang juga menjadi perhatian adalah konsumsi bahan bakar yang kian efisien.

Tentu ini karena ruang bakarnya hanya membutuhkan bensin yang lebih sedikit akibat diameter piston yang menyusut.

Dengan metode pengetesan ECE R40, klaim konsumsi bahan bakar Honda Genio mencapai angka 59,1 km/lliter dengan fitur ISS menyala. Dengan begitu jarak yang ditempuh saat tangki bensin penuh bisa mencapai 248 km.

Selain dua fitur di atas, Honda Genio 2022 yang baru diperkenalkan pun memiliki fitur unggulan lain. Seperti ada power charger yang awalnya ada di bawah jok, kini hadir di kompartemen depan membuat pengisian daya smartphone lebih mudah.

Pelek ring 12 inci dengan ban profil tebal jadi hal baru di Genio 2022

Lalu ada penggunaan lingkar pelek ring 12 inci yang membuat tampilannya lebih unik khas skutik perkotaan dengan profil ban tebal. Fitur lama yang masih dipertahankan salah satunya lampu utama full LED dengan desain segi enam.

Spidometer digital dengan ECO indicator pada Genio 2022. Ada juga spidometer digital, rumah kunci kontak konvensional dengan penutup magnet, ruang bagasi seluas 14 liter. Berikutnya ragam pilihan warna baru juga sediakan pada Genio generasi kedua ini.

Varian CBS dengan harga Rp 18,050 juta OTR DKI Jakarta dapat pilihan warna Radiant Brown Black, Radiant Black, dan Radiant Red Black.

Tipe CBS dibekali striping yang lebih atraktif dengan kombinasi warna yang cukup kontras bikin tampilannya lebih eye catching.

Di bawah jok Honda Genio 2022 terdapat ruang bagasi 14 liter

Lalu varian CBS-ISS yang dibanderol Rp 18,650 juta OTR Jakarta dibekali stripping yang lebih minimalis, namun di semua tipenya terdapat tulisan Fabulous & Strolling tepat di kedua sisi bodi belakangnya. Tulisan Genio pun menggunakan warna emas pada varian ini.(*)

Baca Juga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad