Post Top Ad

Teknologi

Nasional

Post Top Ad

Kalbar

Pembangunan RSUD Ahmad Diponegoro Kembali Dilanjutkan

PUTUSSIBAU - Proyek pembangunan RSUD Ahmad Diponegoro Putussibau Kabupaten Kapuas Hulu kembali dilanjutkan. Memasuki tahap kedua ini, pekerjaan pun sudah dimulai tanggal 21 Januari 2021.
Untuk tahap kedua ini, dari Kementrian Kesehatan sudah mengucurkan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp82 Milyar. 
 

 

"Tahap pertama kemarin DAK untuk pembangunan rumah sakit ini sebesar Rp76 Miliar," kata Sudarso Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu, Rabu (3/2).
Untuk tahap kedua ini, kata Sudarso banyak item - item yang dikerjakan oleh pelaksana mulai dari bangunan depan seperti pekerjaan struktur lantai 4 dan lantai plat dak, pasangan lantai, plapon, pintu jendela, sanitasi, pengecatan dan masih banyak lainnya.
"Begitu juga dengan finishing di gedung belakang mulai dari lantai 2 - 4 ada banyak item - item yang mau diselesaikan. Termasuk lift 2 buah, serta rumah genset dan mesin gensetnya," ujar Sudarso.
Sudarso menyampaikan bahwa untuk menyelesaikan pembangunan rumah sakit ini dibutuhkan 7 tahap dengan total anggaran mencapai Rp300 Miliar. Sehingga masih banyak yang perlu disediakan untuk meningkat pelayanan rumah sakit ini.
"Dimaster plannya pembangunan rumah sakit ini sampai gedung dekat mesjid Agung Putussibau jika tidak salah," ujar Sudarso.
Sudarso mengungkapkan, bahwa pembangunan rumah sakit di Kapuas Hulu menjadi prioritas pemerintah pusat, karena Kabupaten Hulu merupakan kabupaten yang berbatasan langsung dengan Malaysia.
"Pembangunan rumah sakit ini tujuannya agar masyarakat di Kapuas Hulu bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih prima dibandingkan dengan negeri tetangga salah satunya melalui fasilitas dan tenaga kesehatan yang memadai," jelas Sudarso.
Paling tidak kata Sudarso, setidaknya masyarakat Kapuas Hulu tidak perlu repot - repot dan mengeluarkan biaya besar berobat ke Malaysia sebab Kapuas Hulu sudah ada rumah sakit yang memadai.
"Kedepannya tinggal Pemkab Kapuas Hulu memikirkan untuk melengkapi dokter - dokter spesialis dan tenaga kesehatan lainnya," pungkasnya. (fiq)

Baca Juga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad