SLIDER

header ads

Pembalap ART Kalimantan Siap Geber Honda Supra GTR Andalan di Kejurnas Motoprix

PONTIANAK - Pembalap Astra Motor Racing Team (ART) Kalimantan, selalu mengandalkan performa terbaik dari Honda Supra GTR. Motor Sport andalan PT Astra Honda Motor (AHM) ini adalah rajanya motor bebek, yang selalu tampil terbaik di Kejurnas Motorprix.
 
Honda Supra GTR

Pembalap, akan merasakan sensasi kecepatan dari Honda Supra GTR yang tangguh dengan ban tubeless lebar, rem cakram depan dan belakang, serta posisi berkendara yang nyaman, ditambah lagi suspensi bagian depan yang besar untuk menambah kestabilan bermanuver, dibuat untuk memberikan kenyamanan penuh saat berkendara.
“Honda Supra GTR, tidak hanya dikenal sebagai motor jalanan saja, namun juga tangguh di lintasan sirkuit. Terbukti dengan berbagai gelar juara bersama pembalap ART Kalimantan,” kata Manager ART Kalimantan, Iwan Hari Susilo.
Dengan berbagai kelebihannya, Honda Supra GTR 150 punya model baru, yang dikeluarkan pada Oktober 2019. PT AHM menyegarkan motor bebek Honda Supra GTR 150. Motor bebek super ini mendapatkan ubahan dibeberapa bagian yang jadi nilai jualnya. Tapi ubahan ini fokus pada tampilan dan fitur doang nih.
Nampak depan Honda Supra GTR 150 terbaru ini lebih misterius, berkat lampu utama LED yang mika lampunya sekarang dilabur warna hitam. Lampu depannya terbagi jadi 2 bagian, atas untuk lampu dekat dengan 2 titik LED, dan bawah untuk lampu jauh dengan 1 titik LED.
Untungnya pendaran cahaya lampu ini cukup untuk harian, dan lampu jauhnya terang dan fokus di tengah, jadi tetap memberi impresi yang baik. Bentuk lampunya juga sedikit berbeda dari model sebelumnya, dan batok lampunya pun alhasil ikut menyesuaikan.
Kalau dilihat pasti enggak asing deh sama spidometer-nya. Iya betul, ini spidometer punya Honda Sonic 150R yang memang sudah full digital. Isinya lumayan lengkap, ada spidometer, takometer, fuelmeter, odometer, gear position, indikator MIL dan lampu-lampu indikator standar lainnya.
Spedometer ini punya lampu latar yang berwarna orange, dengan tulisan hitam. Cukup jelas untuk dilihat sewaktu riding siang atau malam.
Sektor penerangan buritan motor ini walaupun berubah bentuk, teknologinya masih enggak berubah dari model sebelumnya ya, masih pakai bohlam semua. Lampu belakang jadi lebih slim, karena sudah terpisah dengan lampu sein yang sekarang model batang ala motor sport.
Karena lampu belakang lebih kecil, sepintas bodi jadi nampak lebih lebar. Sedangkan lampu seinnya model ala Honda Tiger lama nih yang nempel di sepakbor.
Hadir dengan 2 varian, Sporty dan Exclusive yang masing-masing punya harga berbeda, yakni Rp23,812 juta dan Rp24,062 juta, on the road Jakarta. Yang membedakan 2 varian tadi adalah pilihan warna dan corak yang ditawarkan, versi Sporty punya tulisan GTR besar di bodi depan.
Sedangkan Exclusive andalkan emblem 3 dimensi pada bodi depan dan bodi belakang yang bikin lebih mewah. (*)

Posting Komentar

0 Komentar