SLIDER

header ads

208 Masjid Grup Astra Berkomitmen Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

JAKARTA - Pandemi COVID-19 yang belum tuntas, mendorong 208 masjid di bawah naungan Grup Astra, berkomitmen untuk menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan adaptasi kebiasaan baru (AKB) sesuai arahan pemerintah. 
 
Masjid mulai terapkan kebiasaan baru

Oleh karena itu, Yayasan Amaliah Astra (YAA) melalui Masjid Astra pada (23/7) menggelar komitmen bersama yang dikukuhkan dalam Silaturahmi Nasional DKM Grup Astra via daring yang diikuti 114 pengurus Dewan Kehormatan Masjid (DKM) dari seluruh Indonesia.
"Masjid dan musholla Grup Astra berperan penting untuk memutus rantai penularan COVID-19 melalui pelaksanaan protokol kesehatan dengan disiplin, mengikuti panduan adaptasi kebiasaan baru serta sosialisasi kepada jamaah secara rutin," ujar Ketua Masjid Astra sekaligus Head of Corporate Communications Astra Boy Kelana Soebroto.Sebelum acara ini, DKM Masjid Astra sebagai pusat koordinator DKM Grup Astra, terlebih dahulu melaksanakan sosialisasi di empat wilayah, yaitu Sumatra, Kalimantan, Jawa dan Sulawesi plus Indonesia Wilayah Timur.
 
Panduan Adaptasi Kebiasaan Baru Masjid 
 
Adaptasi kebiasaan baru di masjid secara umum mengatur jamaah ketika di area masjid, penyesuaian fasilitas masjid dan kegiatan peribadatan.
Khusus di Masjid Astra, seiring masa PSBB transisi, masjid dibuka 30 menit sebelum dan sesudah waktu sholat. Jamaah yang akan masuk diharuskan cuci tangan dengan sabun, selanjutnya dilakukan pengecekan suhu tubuh, di mana yang suhunya lebih dari 37,5°C tidak diperkenankan masuk. Di dalam masjid, semuanya wajib memakai masker yang menutup mulut dan hidung serta membawa perlengkapan sholat sendiri. Jarak antar jamaah ketika sholat juga diatur berjarak.
Dalam aktivitas kajian keagamaan, Masjid Astra menerapkan program Ngaji Dari Rumah. Dengan memanfaatkan aplikasi daring, jamaah bisa tetap menimba ilmu agama dari rumah. Kajian daring ini berlangsung hampir setiap malam, tema disajikan antara lain Tauhid, Qur'an dan Akhlaq, jamaah bisa memilih sendiri sesuai kebutuhan. Tak kurang dari 400 jamaah menyimak Program Ngaji Dari Rumah ini setiap kalinya.(*)

Posting Komentar

0 Komentar