SLIDER

header ads

Target Wajar Untuk Para Pembalap AHRT

PONTIANAK - Astra Honda Racing Team (AHRT), ternyata telah menetapkan target yang wajar untuk pembalapnya, karena tertunda balapan akibat pandemi virus corona.
Seharusnya, balapan yang diikuti pembalap AHRT dimulai di bulan Maret, seperti Asia Road Racing Championship (ARRC) dan Asia Talent Cup (ATC). Untuk CEV Repsol FIM CEV Moto3 Junior World Championship harusnya balapan pada 26 April tapi diundur jadwalnya.
 
Pembalap AHRT

Bahkan untuk ATC dan ARRC jelas-jelas AHRT sudah memutuskan tidak turun di seri perdana di mana mulainya merebak pandemi virus corona.
"Setelah melewati masalah ini dengan baik, kami akan kembali menghadapi tantangan untuk mewujudkan mimpi anak bangsa di arena balap internasional," ujar Rizky Christianto, Manajer Motorsports Astra Honda Motor.
"Kami akan kembali berjuang untuk mengharumkan nama Indonesia" tutur pria berkaca mata.
"Target kami adalah menjalani balapan yang dihadapi dengan semaksimal mungkin, dan meraih hasil terbaik di semua kejuaraan yang kami ikuti," ucap Rizky.
Sebagai Manager Motorsports AHM, Rizky Christianto melakukan analisis bagaimana tim harus beradaptasi dengan kondisi global saat ini.
Seperti Mario Suryo Aji yang turun di FIM CEV Moto3 Junior World Championship seri perdananya ditunda akibat pandemi virus corona.
Paling cepat Super Mario akan turun ke lintasan di seri kedua FIM CEV Moto3 Junior World Championship di Circuit Ricardo Tormo, pada Minggu, 24 Mei 2020.
Rheza Danica Ahrens dan Irfan Ardiansyah yang turun di SS600 ARRC diperkirakan akan berlaga pertama kali di Jepang pada bulan Juni.
Ini juga berlaku untuk Lucky Hendriansya, Herjun Atna Firdaus dan M. Adenanta Putra yang turun di AP250 ARRC. Itupun dengan catatan jadwalnya tidak dimundur lagi gara-gara pandemi virus corona (Covid-19).
Dan masih ada lagi pembalap AHRT yang turun di ATC seperti Aaryan Dheyo Wahyumaniadi, Herlian Dandy dan Fadillah Arbi Aditama. Pembalap AHRT yang turun di ATC paling cepat berlaga pada bulan Agustus di Sepang Sirkuit, Malaysia.
Seluruh pembalap harus menjaga fisik agar selalu siap untuk bersaing di event internasional ketika balapan sudah bisa digelar. (*)

Posting Komentar

0 Komentar