SLIDER

header ads

Kualitas Nomor 1 dari Ban Resmi Honda

PONTIANAK - SELAIN memberikan tips merawat helm, sebagai salah satu unsur penunjang safety riding, Astra Motor Pontianak, juga membagikan tips perawatan Ban Honda.
Ban adalah salah satu kompenen terpenting dalam berkendara. Ban dirancang bukan sekadar menggelinding. Tapi, ban harus menyerap goncangan dari permukaan jalan dan tidak licin sehingga motor nyaman dan safety dikendarai.


Untuk itu perlu memilih ukuran ban yang pas dan dilakukan perawatan. Sehingga, saat akan berkendara, sangat penting memperhatikan tekanan angin ban. Setidaknya, setiap dua minggu sekali dan lakukan pada saat kondisi ban dingin.

Periksa secara berkala kondisi visual ban secara keseluruhan.

Buanglah benda-benda yang menempel pada alur ban, seperti batu kerikil, paku, besi dan sebagainya karena merusak alur ban. Bersihkan ban yang terkena oli dengan air.

Ganti segera ban luar jika telah mencapai batas keausan.

Adapun ban Honda Tire, sangat direkomendasikan digunakan oleh Sepeda Motor Honda, karena ban ini Asli Standar Honda.
Kemudian, untuk perawatan, sebaiknya lakukan di bengkel Resmi Honda (AHASS). Ban motor sendiri, terbagi dalam dua jenis, yakni Tube Tire dan Tubeless.
Tube tire adalah ban yang masih menggunakan ban dalam, kelebihannya ban ini bisa digunakan pada berbagai jenis pelek baik Cast Wheel (CW) atau jari-jari (Spoke Wheel-CW). Sedangkan Tubeless adalah jenis ban yang dirancang tanpa perlu ban dalam.
“Ban Tubeless memiliki keunggulan lebih awet, tahan bocor dan daya cengkram yang lebih baik,” kata Service Manager Astra Motor Pontianak, Iwan Hari Susilo.
Saat ini banyak terdapat model kembang dan ukuran ban mulai dari 12 inci, 14 inci, 17 inci, 20 inci, hingga 21 inci.
Sebaiknya, jangan menggunakan ban depan di belakang dan sebaliknya karena akan berpengaruh terhadap handling atau kenyamanan juga keamanan atau keselamatan pada saat berkendara. Perhatikan ukuran.
Agar ban motor tidak cepat aus dan rusak perlu memperhatikan beberapa poin. Pastikan ukuran ban yang digunakan sudah sesuai, dan pada saat pemasangan ban arah rotasi dari ban tidak terbalik. Pengguna motor juga wajib rutin melakukan pengecekan tekanan angin ban sesuai standar yang dibutuhkan.
Tekanan angin yang berlebihan atau kurang dapat menyebabkan motor tidak stabil saat dikendarai dan ban akan cepat rusak.
Ban motor terbuat dari bahan karet elastis, sebaiknya jika usia sudah mencapat 4 tahun atau pemakaian di atas 40.000 km segera ganti dengan yang baru.(*)

Posting Komentar

0 Komentar