Yulia Yosephine Tampil Tenang, Singkirkan Wakil Prancis di Kualifikasi Indonesia Masters 2026

Yulia Yosephine pulangkan wakil Prancis

PONTIANAK, KP – Tunggal putri Indonesia, Susanto Yulia Yosephine, mengawali perjuangannya di POLYTRON Pontianak Indonesia Masters 2026 Super 100 dengan kemenangan. Yulia berhasil melewati babak pertama kualifikasi setelah menundukkan wakil Prancis, Rosy Oktavia Pancasari, dalam dua gim langsung.

Bertanding di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak, Senin (1/9/2026), Yulia tampil dominan pada gim pertama dan mengamankan kemenangan 21-11. Memasuki gim kedua, pertandingan berlangsung lebih ketat. Pancasari memberikan perlawanan dan membuat perolehan angka berjalan cukup berimbang.

Dalam situasi tersebut, Yulia mampu menjaga ketenangan hingga akhirnya menutup gim kedua dengan skor 21-19 sekaligus memastikan kemenangan straight game.

Usai pertandingan, Yulia mengakui pertandingan gim kedua sempat membuatnya berada dalam situasi sulit. Ketenangan dan kesabaran menjadi kunci bagi pemain Indonesia tersebut untuk mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan.

“Tadi hampir rubber. Cuma saya berhasil lebih tenang dan lebih sabar, jadi bisa straight game,” ujar Yulia.

Selain menghadapi tekanan dari permainan lawan, kondisi arena juga menjadi tantangan tersendiri. Yulia mengungkapkan adanya asap yang membuat pandangan terhadap shuttlecock terkadang terganggu selama pertandingan.

“Lebih sabar saja, soalnya kondisi angin dan kayaknya asapnya lebih tebal hari ini, jadi agak kabut dan kadang shuttlecock-nya agak hilang. Jadi kalau shuttlecock-nya agak hilang, yang penting asal masuk. Lawan juga jadi lebih buru-buru,” katanya.

Meski menghadapi lawan yang disebutnya memiliki kualitas dan status unggulan, Yulia mengaku tidak merasakan tekanan berlebihan saat memasuki pertandingan. Ia memilih bermain lepas dan berusaha fokus terhadap setiap poin yang dijalani.

Kemenangan tersebut sekaligus membuka jalan bagi Yulia untuk melanjutkan perjuangannya di babak kedua kualifikasi. Tantangan berikutnya dijadwalkan berlangsung pada sore hari di hari yang sama.

Dengan jeda pertandingan yang cukup singkat, Yulia menyadari pentingnya menjaga kondisi fisik. Ia pun memilih memprioritaskan pemulihan agar dapat kembali tampil maksimal pada pertandingan berikutnya.

“Tidak ada pressure dari awal. Untuk evaluasi pertandingan selanjutnya nanti siang di babak kedua kualifikasi, mungkin saya lebih fokus ke recovery-nya saja,” tutup Yulia.

Kemenangan Yulia menjadi salah satu upaya wakil Indonesia untuk menembus persaingan utama Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026. Turnamen yang berlangsung di Pontianak tersebut merupakan bagian dari BWF World Tour Super 100 dan diikuti pemain dari berbagai negara.

Dengan level kompetisi yang lebih tinggi, setiap pertandingan menjadi ujian penting bagi para pemain yang berusaha mengamankan poin ranking sekaligus meraih hasil terbaik di hadapan publik Pontianak. (*/Red) 

Kapuas Post

Kapuas Post merupakan media lokal Kalimantan Barat yang mencoba eksis kembali menjadi media online

Lebih baru Lebih lama

ads

ads

نموذج الاتصال