![]() |
| Supersport Bermesin CP2 Kini Dibekali Teknologi YZF-R1 |
JAKARTA, KP – Yamaha resmi meluncurkan YZF-R7 model 2026 di Thailand sebagai anggota terbaru keluarga R-Series yang mengisi segmen antara YZF-R3 dan YZF-R9. Motor supersport kelas menengah ini hadir dengan sejumlah penyegaran pada desain serta peningkatan teknologi untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih optimal di jalan raya maupun sirkuit.
Di pasar Thailand, Yamaha YZF-R7 2026 dipasarkan dengan harga 345.000 baht atau sekitar Rp184 juta. Sementara itu, varian YZF-R7 70th Anniversary Edition yang mengusung warna khas Anniversary White dibanderol 348.000 baht atau sekitar Rp185,6 juta.
Yamaha menyebut YZF-R7 terbaru dirancang sebagai motor supersport yang menawarkan keseimbangan antara performa tinggi dan kemudahan pengendalian. Karakter tersebut membuat motor ini cocok digunakan untuk mobilitas harian, perjalanan jarak jauh, hingga aktivitas track day.
Penyegaran tampak pada sektor desain dengan penggunaan fairing baru yang lebih ramping dan aerodinamis. Yamaha mengusung konsep Beauty of Turning Control yang menghadirkan tampilan lebih tajam khas keluarga R-Series. Lampu depan bergaya minimalis berpadu dengan garis bodi baru sehingga memperkuat kesan agresif.
Untuk urusan performa, Yamaha tetap mempertahankan mesin CP2 dua silinder segaris berkapasitas 689 cc DOHC berpendingin cairan dengan teknologi crossplane crankshaft. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 73,4 PS pada putaran 8.750 rpm dan torsi maksimum 68 Nm.
Karakter mesin CP2 dikenal memiliki torsi yang melimpah sejak putaran bawah hingga menengah, sehingga memberikan akselerasi yang responsif sekaligus memudahkan pengendara saat melintasi jalan berkelok maupun keluar tikungan di lintasan balap.
Perubahan paling signifikan hadir pada sektor teknologi. Yamaha kini membekali YZF-R7 dengan sistem Yamaha Chip Controlled Throttle (YCC-T) yang membuat respons bukaan gas lebih presisi sekaligus menjadi dasar bagi berbagai fitur elektronik modern.
Untuk pertama kalinya, YZF-R7 juga menggunakan Inertial Measurement Unit (IMU) enam sumbu yang diadopsi dari superbike YZF-R1. Sensor tersebut memungkinkan sistem elektronik membaca sudut kemiringan motor secara real time sehingga pengendalian menjadi lebih optimal dalam berbagai kondisi berkendara.
Fitur keselamatan dan performanya pun semakin lengkap melalui kehadiran Yamaha Ride Control (YRC) yang menawarkan lima mode berkendara, yakni Sport, Street, Rain, Custom, dan Track. Selain itu tersedia pula Traction Control System, Slide Control System, Lift Control, Engine Brake Management, Brake Control, hingga Back Slip Regulator.
Bagi pengendara yang gemar menjajal lintasan balap, Yamaha turut melengkapi motor ini dengan quick shifter dua arah untuk perpindahan gigi naik maupun turun tanpa menarik tuas kopling, Launch Control, serta fitur Rear ABS OFF yang memungkinkan sistem ABS roda belakang dinonaktifkan saat digunakan di sirkuit.
Kesan modern semakin terasa melalui penggunaan panel instrumen TFT berwarna berukuran lima inci dengan empat pilihan tampilan yang dapat disesuaikan. Seluruh pengaturan Yamaha Ride Control juga dapat diakses langsung melalui layar tersebut.
Motor ini juga telah mendukung konektivitas Y-Connect sehingga dapat terhubung dengan smartphone untuk menampilkan notifikasi telepon, pesan, hingga informasi kondisi kendaraan. Sementara bagi pengguna yang sering berkendara di lintasan balap, Yamaha menyediakan fitur Y-TRAC (Track Ride Analysis) yang mampu merekam waktu putaran, telemetri, virtual pit board, hingga berbagai data berkendara untuk membantu meningkatkan performa.
Yamaha YZF-R7 2026 dipasarkan dalam pilihan warna Icon Blue dan Midnight Black. Khusus edisi 70th Anniversary, motor ini tampil dengan balutan warna putih khas yang terinspirasi dari motor-motor balap legendaris Yamaha, sekaligus menjadi identitas eksklusif bagi model peringatan tersebut.

