![]() |
| Peringatan hari K3 Nasional oleh Pelindo |
PONTIANAK, KP - Peringatan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional dimanfaatkan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Pontianak untuk kembali menegaskan komitmennya dalam mengimplementasikan budaya K3 secara konsisten di seluruh wilayah operasional.
Momentum ini menjadi pengingat bahwa keselamatan dan kesehatan kerja merupakan fondasi utama dalam mendukung operasional pelabuhan yang aman, andal, dan berkelanjutan.
Sejalan dengan tema Bulan K3 Nasional, “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”, Pelindo Regional 2 Pontianak terus memperkuat sistem manajemen K3 melalui peningkatan disiplin kerja, kepatuhan terhadap standar keselamatan, serta pengawasan rutin di seluruh area pelabuhan.
Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman di kawasan pelabuhan yang memiliki tingkat risiko tinggi.
Penerapan budaya K3 mencakup seluruh aktivitas operasional, mulai dari kegiatan bongkar muat, pelayanan kapal, hingga pelayanan penumpang. Setiap proses kerja diarahkan agar selalu mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja, mengingat karakteristik pelabuhan sebagai wilayah kerja dengan potensi kecelakaan yang tinggi membutuhkan keseriusan dan komitmen dari seluruh pihak yang terlibat.
General Manager Pelindo Regional 2 Pontianak, Kalbar Yanto, menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja merupakan prioritas utama dalam setiap pelayanan operasional yang dijalankan perusahaan.
“Setiap pelayanan operasional di seluruh area kerja Pelindo Regional 2 Pontianak selalu mengedepankan keselamatan dan kesehatan kerja atau K3 bagi para personel, dan hal tersebut menjadi prioritas utama. Dengan standar keselamatan kerja yang baik, akan tercipta lingkungan kerja yang aman dan nyaman, yang tentunya berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan di Pelindo Regional 2 Pontianak,” jelas Kalbar Yanto.
Penguatan komitmen K3 juga diwujudkan melalui edukasi berkelanjutan kepada seluruh pekerja dan mitra kerja, pelaksanaan simulasi tanggap darurat secara berkala, pemenuhan alat pelindung diri sesuai standar, serta pengawasan ketat terhadap kepatuhan aturan keselamatan kerja. Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu menekan potensi risiko kecelakaan kerja sekaligus menjaga kelancaran operasional pelabuhan.
Melalui penerapan budaya K3 yang konsisten dan berkelanjutan, Pelindo Regional 2 Pontianak optimistis dapat menciptakan lingkungan pelabuhan yang aman, tertib, dan produktif.
“Dengan komitmen tersebut, kepercayaan publik akan terus meningkat dan operasional pelabuhan dapat berjalan secara berkelanjutan,” tutup Kalbar Yanto.(*/Red)


