SLIDER

header ads

Keren, Ajang MotorLand Siap Jadi Pembuktian Pembalap Indonesia

PONTIANAK - Pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Mario Suryo Aji akan bersaing di FIM Moto3 Junior World Championship (FIM CEV) akhir pekan ini, setelah kembali dari cedera dan operasi tangan kiri.
Sebulan setelah patah tiga tulang metacarpal tangan kiri, Mario Suryo Aji akan kembali beraksi akhir pekan ini pada tiga balapan yang dijadwalkan berlangsung di MotorLand Aragon.

Pembalap AHRT


Mario, yang menjalani operasi untuk memperbaiki tangan kirinya, berusaha keras agar bisa kembali pulih dan mewakili Indonesia bersaing di level internasional. Sebelum terjatuh yang membuatnya cedera, dia tampil bagus pada sesi latihan bebas di Jerez.
Mario akan turun pada tiga balapan FIM Junior Moto3 World Championship, dengan satu balapan digelar pada Sabtu (3/10) dan dua lainnya pada Minggu (4/10).
Sesi kualifikasi akan digelar Jumat. Balapan kali ini akan menjadi kesempatan sempurna bagi Mario untuk menunjukkan bagaimana dia mempersiapkan diri agar semakin dekat untuk mewujudkan mimpi balapan di MotoGP World Championship.
Tiga balapan FIM CEV di MotorLand akan digelar pada Sabtu pukul 13.00 waktu setempat (18.00 WIB), lalu Minggu pada pukul 11.00 dan 14.00 waktu setempat (16.00 dan 19.00 WIB).
Mario menjelaskan, selama beberapa minggu terakhir, ia sudah berusaha agar tangan kirinya bisa segera pulih. Setelah terjatuh di Jerez, ia menjalani operasi dan semua berjalan baik. Ketika sudah siap, ia mulai berlatih dan naik motor lagi.
“Saya rasa, saya sudah pulih untuk balapan akhir pekan ini. Saya sudah tidak sabar kembali memacu motor dan berjuang untuk meraih hasil terbaik buat Indonesia," paparnya.
Sebagai pembalap muda harapan Indonesia, Mario Suryo Aji, mengalami kecelakaan di sesi kualifikasi pertama balap motor FIM CEV Moto3 di Sirkuit Jerez, Spanyol, Jumat, 28 Agustus 2020. Pembalap AHRT itu terjatuh di lap kedua di antara tikungan 11 dan 12, yang merupakan area cepat di lintasan.
Kecelakaan itu menyebabkan tulang mercarpal ke-3, ke-4, dan k-5 tangan kiri Mario patah. Akibat kecelakaan itu, Mario tidak ikut balapan di hari Sabtu dan Minggu, 29-30 Agustus 2020.
"Saya akan berusaha keras agar bisa kembali dan melakukan yang terbaik untuk mewakili Indonesia," papar Mario.
Di sesi latihan bebas 1 dan 2 (FP1-FP2), Mario sebenarnya mencatat waktu yang bagus. Di FP1, Mario mencatat waktu 1 menit 47,470 detik dan berada di posisi 6. Ia hanya terpaut 0,561 detik dari rider tercepat asal Spanyol, Gerard Riu (KTM/AGR TEAM). Di FP2, posisi Mario masih cukup kompetitif di posisi 8 setelah mencatat waktu 1 menit 47, 915 detik.
"Saya mencatat putaran yang bagus di sesi latihan bebas dan bisa bersaing dengan pembalap tercepat. Feeling saya dengan motor juga ok," ujar dia.
Motor Sports Dept Head PT Astra Honda Motor Rizky Christiano mengatakan bahwa Mario sudah melakukan yang terbaik, mulai dari persiapan matang, baik di Indonesia maupun Barcelona (tempat tinggal sementara Mario), demi bisa kembali beraksi di ajang Moto3 Junior World Championship ini.
Pada sesi latihan bebas FIM CEV Moto3 Jerez, Mario menunjukkan potensi sangat bagus, menjadi salah satu pembalap cepat di lintasan. Namun sayang dia terjatuh dan mengalami cedera tulang metacarpal.
"Saat ini konsentrasi tim adalah berusaha melakukan penanganan terbaik untuk Mario. Kami berharap Mario bisa segera kembali pulih dan meneruskan perjuangannya untuk membanggakan Indonesia di arena balap International," ujarnya.(*)

Posting Komentar

0 Komentar